Kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jamaah 2013

Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, dengan izin dan pertolongan Allah, insya Allah akan
hadir kembali:
KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH 2013
dengan tema
MENGGAPAI KEBAHAGIAAN HAKIKI DENGAN MENERAPKAN WARISAN PARA NABI

Pembicara:

  1. Asy-Syaikh Khalid azh-Zhafiri
  2. Asy-Syaikh Hani Salim Buraik
  3. Asy-Syaikh Badr al-Badr

Tempat:

  1. Kajian Umum: Masjid Agung Manunggal, Jl. Jenderal Sudirman no. 01, Bantul, DIY
  2. Kajian Khusus Asatidzah: Ma’had Al-Anshar, Dusun Wonosalam, Desa Sukoharjo, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman, DIY

Waktu:
1.    Kajian Umum:
Hari/Tgl: Sabtu—Ahad, 24—25 Agustus 2013 (18—19 Syawal 1434 H)
Jam    : 09.00—selesai
2.    Kajian Khusus Asatidzah
Hari/Tgl : Kamis—Sabtu, 22—31 Agustus 2013 (16—25 Syawal 1434 H)
Durus daurah asatidzah insya Allah:

Syaikh Badr al Anazi:

  1. Al Muqizhoh kry adz Dzahabi,
  2. Kitabul Ath’imah wash-Shaid wa adz-Dzabaih dr Bulughul Maram.

 

Syaikh Hani Braik:

  1. Aqidah Ahlis Sunnah karya Ibn Utsaimin, guru beliau,
  2. Muqadimah fil Muhimmat al Fiqhiyah al Awwaliyah karya beliau sendiri

 

Kontak:
Kajian Umum    : 0274-7453237
Kajian Khusus Asatidzah: 081328022770
Informasi Umum: 085747566736

Untuk Putri bisa diikuti di:
•    Ma’had Ar-Ridho Putri
Dusun Dagaran, Sewon, Bantul
•    Tarbiyatul Athfal Ibnu Taimiyah
Jl. Palagan Tentara Pelajar, Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman

Livestreaming insya Allah bisa diikuti di:
http://www.salafy.or.id
Paltalk: Room Religion & Spirituality>Islam>salafiyyin

Image

Fatwa – Hukum Mendengar Murottal Musyari bin Rasyid al-Afasi (Revisi)

Image

Oleh: Al Ustadz Abu Amr Ahmad Alfian

Sebuah pertanyaan pernah diajukan kepada asy-Syaikh ‘Ubaid al-Jabiri hafizhahullah:

“Apa hukum mendengar dzikir pagi-petang yang dikemas dalam suara merdu/nyanyian. Seperti kaset yang telah beredar di pasaran dengan suara ?”

Jawab: ”Musyari al-’Afasi termasuk orang-orang yang terfitnah dengan cara-cara shufiyyah. Oleh karena itu, dia melakukan cara-cara nasyid yang diiringi video klip. Orang seperti dia tidak boleh didengarkan. Hendaknya kalian mendengarkan para qari dari kalangan salafiyyin, seperti asy-Syaikh ‘Ali al-Hudzaifi.”

Sabtu, 8 Jumadil Akhir 1428H

Sumber http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=103812

Pada kesempatan lain, asy-Syaikh Mahir al-Qahthani hafizhahullah mengatakan:

“Dalam kesempatan ini akan aku sebutkan banyak hal yang dinyanyikan oleh orang-orang. … yang itu semua menyeret mereka untuk mengikuti hawa nafsu dan mengikuti sesuatu yang tertanam di hati berupa senang mendengar hal-hal yang haram, berupa  nyanyian-nyanyian. Maka kalian lihat, ada yang menyanyikan talbiyah. Ini muhdats (bid’ah). Sampai juga menyanyikan shalawat Nabi di Hp-hp. Dan muncul sekarang dari Musyari al-’Afasi al-Khabits (orang yang jelek) dan yang lainnya, yaitu menyanyikan dzikir pagi dan petang.

Al-’Afasi ini sekarang membolehkan mendengar nyanyian-nyanyian yang berisi dakwah. Dia mengatakan, tidak mengapa mendengar musik dan nyanyian yang berisi dakwah.

Sumber: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=103812

Judul Indonesia: Fatwa: Hukum Mendengar Murottal Musyari bin Rasyid al-’Afasi

Sumber: http://www.salafy.or.id/fatwa-hukum-mendengar-murottal-musyari-bin-rasyid-al-afasi/